Tangerang,KIM Desa Kenaman– Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dinilai memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyalurkan informasi valid dan menjadi tameng pertama melawan berita bohong (hoaks). Pernyataan ini disampaikan Dirjen KPM Kemkominfo, Fifi Aleyda Yahya, dalam pembukaan Festival KIM Nasional 2025 (KIMFest).
Fifi menambahkan, KIM tidak hanya aktif memberitakan kearifan lokal dan program pemerintah, tetapi juga menjadi tempat masyarakat berkonsultasi mengenai berbagai isu. Melihat 80% lebih masyarakat Indonesia telah menjadi pengguna internet, KIM memiliki peluang besar memperluas manfaat informasi di ruang digital. Namun, ia mengingatkan bahwa hoaks bergerak lebih cepat, sehingga masyarakat diajak aktif meluruskannya.
Untuk memperkuat jejaring, Kemkomdigi mengembangkan platform kim.id yang telah mendaftarkan 3.555 KIM dari 31 provinsi. Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Tangerang. Wakil Wali Kota Maryono Hasan menyebut KIM sebagai aset berharga dan mitra strategis untuk memperluas komunikasi publik, termasuk isu prioritas seperti stunting dan TBC.
Kegiatan KIMFest 2025 bertema "Sinergi Informasi, Aksi untuk Negeri" Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 14 November 2025,Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan serangkaian acara, seperti pameran produk, lomba seni, talkshow "Digital Parenting", pelatihan pembuatan konten, hingga hiburan musik. Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada KIM terbaik dalam berbagai kategori, seperti ekonomi kreatif, sosial budaya, dan literasi.